Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Beda: Cinta vs. Kasih Sayang

Cinta bukan kata asli bahasa Indonesia atau Melayu. Ia datang daripada bahasa Spanyol dan Portugis ke tanah Melayu semasa zaman kolonial Eropa dahulu.
 
Arti cinta adalah pita sebagai tali pengikat. Dan arti kedua daripada cinta adalah cincin. Pita sendiri juga bukan asli bahasa Indonesia, melainkan dari kata fita milik Portugis. Biasanya pita adalah berkait erat dengan bentuk pemberian cadeau atau kado. Pengistilihan kado adalah meniru lughah Belanda, kata lain dari hadiyah.

Dalam sastra Melayu asli, tidak ditemukan kata cinta, melainkan hanya kata kasih dan sayang atau rahman wa rahim, seperti termakhtub dalam pantun Melayu berikut:
 
dari mana punai melayang
dari sawah turun ke kali
dari mana kasih sayang
dari mata turun ke hati

Di kemudian hari pantun itu berulah dan berubah menjadi:

dari mana datangnya lintah
dari sawah turun ke kali
dari mana datangnya cinta
dari mata turun ke hati

Bahasa Indonesia tidak bisa menterjemahkan dan menggambarkan secara pasti apakah itu sebenar cinta.
Yang mesti kita pahami, sejarah awal kata cinta di Nusantara adalah, wujud bentuk pemberian cincin berpita atau cadeau ketika orang melamar calon istri sebagai tanda jadi untuk pernikahan. Ini adalah efek ekpansi bahasa dari ekspansi militer Portugis di Nusantara pada masa lalu.

Jadi ketika ada orang mengatakan, “aku cinta padamu,” adalah sama arti dengan ia mengatakan, “aku pita padamu,” atau, “aku cincin padamu.” Sunggoh menjadi aneh dan rancu jadinya. Mungkin makna yang tersembunyi adalah, “aku terikat dengan kamu.” Tapi hanya terikat, dasar laki-laki masih bisa selingkuh atau membuat konspirasi ranjang dengan yang lain.

Kalau digambarkan dan diterjemahkan dengan bahasa Arab, juga tidak mewakili seperti wujud sebuah aqad, jika cinta itu tali ikatan seperti tali cinta. Karena mereka menamakan cinta sejak kali bertemu pandang, sedang ke dua belah pihak belum ada kesepakatan dan keterikatan akad saat bertemu pandang. Arti aqad adalah iqad atau iqadan yang kemudian melahirkan kata ikat atau ikatan sebagaimana istilah untuk utas tali dalam bahasa Indonesia.

Jadi cinta adalah sebuah cerita untuk orang dewasa yang hendak naik rumah berjenjang atau rumah tingkat atau rumah bertangga. Rumah bertangga atau rumah berjenjang biasa disebut lamin. Di mana lamin adalah rumah bertingkat tempat berkumpul keluarga besar suatu suku di Kalimantan. Sehingga arti lain Rumah Tingkat atau Rumah Tangga adalah Lamin.

Kemudian orang menyebut “naik lamin” atau “naik pe~lamin~an”. Yaitu sebagai kiasan menuju tatanan rumah besar yang naik tangga berjenjang di mana dalam kehidupan kita akan menemukan jenjang-jenjang kesulitan dan ujian hidup.

Alat untuk berumah tangga disebut ke~lamin. Jadi fungsi alat kelamin adalah untuk berumah tangga bukan untuk berpacaran dan apalagi untuk berpelacuran dan berbuat yang tidak senonoh. Tidak untuk berbuat yang enggak-enggak dan yang engguk-engguk.

Dan jangan anda menawarkan sebuah kalimat seperti ini, “Mari main ke rumah saya,” karena sama maksud dengan mengajak, “Mari main ke lamin saya.” Karena bermain kelamin adalah tidak senonoh dan dilarang oleh presiden.

Ya, cinta dan rumah tangga memang memerlukan kelamin. Dan secara tidak legal banyak penjual cinta atau penjual kelamin.

Sulit pula ditemukan istilah penjual kasih sayang, karena kasih sayang tidak dijual baik pra bayar maupun pasca bayar. Beda sekali dengan germo yang leluasa menjual beli cinta dan kelamin tanpa perlu naik pelamin dahulu.

Cinta dalam bahasa Persia adalah asyiq, bahasa Indonesia menulisnya menjadi asyik. Yaitu kondisi yang lupa diri dan lena. Kondisi yang nikmat dan kepayang. Orang yg bercinta biasa disebut masyuq sehingga ada istilah sedang berasyik masyuk dalam cumbu mencumbu. Yaitu penggambaran suasana titek titek dan tidak senonoh.

Jika republik ini telah menjadi “republik cinta” atau “republik asyik”, maka wajar saja telah menjadi “republik napsu” atau “republik mesum”. Yang diperlukan negeri ini dan pejabatnya adalah sentuhan kasih sayang kepada rakyatnya.

Pemaksaan terjemah kata cinta dari bahasa Arab adalah dari kata hubb. Kata bahasa Arab yaitu hubb diartikan cinta, padahal arti sesungguhnya dari hubb adalah suka atau menyenangi. Kata hubb kemudian berkembang dalam bahasa Inggris menjadi hobby yaitu kesukaan atau kesenangan.

Sama maksud dengan istilah amateur yaitu gambaran “suka akan sesuatu”, yang mana datang dari pengembangan kata amar dan amor. Tinju amateur adalah tinju karena kesukaan belaka, bukan sebagai profesi mencari wang. Radio amateur adalah radio untuk kesukaan belaka bukan radio niyaga.

Kalau kita perhatikan dengan seksama, film-fim Indonesia pada tahun 1960-70 tidak memakai kata cinta untuk mengucap ketertarikan atau jatuh hati. Pelakon atau bintang film akan berkata, “Wati… aku kasih padamu, aku sayang padamu.”

Film-film masa lalu mengingatkan kita, betapa santunnya bangsa Indonesia di masa lalu.

Penterjemahan dan pengartian cinta menjadi banyak ma’na. Terlebih dalam bahasa Indonesia kian menjadi rancu, karena bahasa Indonesia bukan bahasa ilmu. Dokter cinta dan peramal cinta juga tidak menjabarkan, “apakah itu cinta”. Arti cinta selalu berubah-ubah setiap saat sesusai keperluan zaman.
* * *

Tuhan menurunkan paham kasih dan sayang atau paham rahman dan rahim. Suatu ajaran tentang kasih sayang untuk pergaulan dunia.
Artinya kita harus selalu memiliki rasa kasihan [rahman] dan rasa sayang [rahiim] kepada sesama makhluq, punya rasa kasihan kepada kekasih, juga kasihan kepada pasangan. Memiliki rasa kasihan kepada suku yang hitam atau yang putih, memiliki rasa kasihan kepada musuh agar tercapai perdamaian dan keselamatan dunia.
Terjadi kekerasan dalam rumah tangga, atau perceraian karena mereka telah hilang sentuhan dan rasa kasihan [rahman] kepada pasangan sehingga, lalu muncul rasa benci dalam benak masing-masing. Mungkin satu sebab satu dari mereka telah tergoda cinta dengan selingkuhan yang lain. Ini hanya efek dari zaman yang gelap, dan kejadian demikian sedang lumrah terjadi.
Kita telah banyak kehilangan sentuhan rasa kasihan [rahman] dan rasa sayang [rahiim].

Sehingga banyak cekcok dalam rumah lamin atau rumah tangga, kita menjadi tak segan memukul atau menendang, memutilasi tubuh dan meninggalkan pasangan kita, itu karena kita sedang hilang sentuhan rasa kasihan [rahman] dan rasa sayang [rahim] pada sesama makhluq.
Menendang kucing karena kebencian pada binatang, adalah wujud kita tidak memiliki sentuhan rasa kasihan [rahman] kepada sesama makhluq Tuhan. Kalau menyukai makhluq Tuhan karena sexy belaka, itu karena cinta atau napsu belaka, bukan karena kasih dan sayang. Artinya bukan karena anjuran Tuhan, tapi karena anjuran nafsu dan nafas belaka
Mempertahankan pernikahan tidak hanya memerlukan cinta, tapi memerlukan rasa kasihan dan rasa sayang. Itulah hal-hal yang utama dalam bahtera perlaminan. Kita harus selalu kasihan kepada pasangan hidup kita.

Kesalahan zaman kini adalah, banyak pernyataan sikap wanita, bahwa tidak mau dinikahi oleh pria dengan alasan karena pria itu hanya merasa kasihan [rahman] kepada wanita tersebut. Wanita tersebut akan merasa terhina jika ia dikasihani.

Sang wanita akan berkata dengan penuh makna, “Mas… aku tidak mau jika kau menikahi aku hanya karena rasa kasihan [rahman] padaku.”

Padahal dikasihani oleh pria adalah hal yg pokok dan haqiqi dari Tuhan YME.
 
Cinta adalah napsu dan bisa dibeli di setiap kota.

Lelaki cepat menaruh rasa cinta dengan siapa saja, namun belum tentu memiliki atau menaruh rasa kasihan dan rasa sayang pada wanita itu. Lelaki kerap berlaku seperti kuching garong. Begitu ia bertemu perempuan ia langsung bisa bersetubuh. Begitu ia masuk tempat pelacuran ia langsung “jatuh cinta”, ia langsung berkelamin.

Itulah arti cinta, adalah bukan rasa kasihan dan rasa sayang lagi. Melainkan gelora yang menyala-nyala dan mudah padam begitu maksud tercapai.

Kenapa banyak perceraian pada zaman sekarang?

Karena mereka tidak memiliki rasa kasihan [rahman] dan rasa sayang [rahim] kepada pasangannya. Mereka memiliki keinginan lain yaitu keinginan manusia. Manusia dengan manusia lain tidak akan pernah bisa cocok, melainkan harus berselaras dan berharmoni. Jika telah sepakat dalam perlaminan, maka ego pribadi harus diubahkan. Jika tidak maka kapal akan pecah dan karam.

Yang diperlukan dunia adalah kasih sayang.

Cinta selalu berubah-ubah arti menurut kepentingan zaman, kepentingan bisnis, dan keadaan.

Wujud dan rasa dari kasih sayang adalah abadi dari dahulu sehingga kini.
Dunia tidak perlu asyik masyuk untuk sebuah kelahiran bayi, namum memerlukan kasih dan sayang untuk melahirkan dan menumbuh kembangkan insan manusia dalam keselamatan dan perdamaian dunia.

http://fimadani.com/beda-cinta-vs-kasih-sayang/
readmore »»  

Renungan: Mengapa Tuhan Memberi Kita Masalah?


Dalam Kehidupan Pasti kita sering mendapatkan permasalahan, dan jujur terkadang saya pribadi sering pula mendapat permasalahan yang datang silih berganti. Permasalahan yang timbul bisa permasalahan yang berat atau permasalahan yang ringan. entah dalam permasalahan pekerjaan, bisnis, percintaan, keluarga,agama, masalah individu atau masalah lainya. Pernah suatu waktu bertanya dalam hati "katanya tuhan sayang sama saya, lalu kenapa selalu saja hidup ini berlangsung dari permasalahan satu ke permasalahan lainnya" dan saya berkesimpulan sebagai berikut


Permasalaan yang kita hadapi bisa membuat kita jatuh atau bertumbuh, tergantung dari bagaimana cara kita menanggapinya. Sangat disayangkan banyak orang gagal untuk melihat bagaimana Tuhan menggunakan masalah untuk kebaikan mereka. Mereka lebih memilih untuk bertindak bodoh dan membenci masalah-masalah mereka daripada menghadapi dan merenungkan kebaikan apa yang bisa mereka dapat dari masalah-masalah tersebut.

Dari beberapa perenungan saya Ada lima alasan yang menurut saya mengapa Tuhan dalam memberikan masalah dalam kehidupan kita :

1. Tuhan menggunakan masalah untuk MENGARAHKAN kita. Kadang-kadang Tuhan harus menyalakan api di bawah kita untuk membuat kita tetap bergerak. Sering kali masalah yang kita hadapi akan mengarahkan kita ke arah yang baru dan memberikan kita motivasi untuk berubah. Ada kalanya masalah menjadi cara yang Tuhan pakai untuk menarik perhatian kita.

2. Tuhan menggunakan masalah untuk MENGUJI kita. Manusia bagaikan teh celup... jika anda ingin tahu apa yang ada di dalamnya, celupkan saja ke dalam air panas! Tuhan kadang ingin menguji kesetiaan kita melalui masalah-masalah yang kita hadapi.


3. Tuhan menggunakan masalah untuk MENGOREKSI kita. Ada pelajaran-pelajaran yang hanya dapat kita pelajari melalui penderitaan dan kegagalan. Mungkin waktu kita masih kecil orang tua kita mengajar kita untuk tidak boleh menyentuh kompor yang panas. Tetapi mungkin kita baru benar-benar belajar justru setelah tangan kita terbakar. Kadang-kadang kita baru bisa menghargai sesuatu... kesehatan, teman, hubungan..., saat kita sudah kehilangan.

4. Tuhan menggunakan masalah untuk MELINDUNGI kita. Suatu masalah bisa menjadi berkat jika masalah tersebut menghindarkan kita dari bahaya. Tahun lalu ada seorang sahabat yang diberhentikan dari pekerjaannya karena ia menolak untuk melakukan sesuatu yang tidak etis bagi bossnya. Ia menjadi mengganggur, tetapi justru dari masalah itulah ia terhindar dari ditangkap dan dimasukan ke dalam penjara, karena setahun kemudian tindakan boss itu terbongkar.

5. Tuhan menggunakan masalah untuk MENYEMPURNAKAN kita. Jika kita menanggapi masalah dengan cara dan pandangan yang benar, masalah tersebut bisa membentuk kita. Tuhan lebih memperhatikan karakter kita daripada kenyamanan kita. Hanya hubungan kita dengan Tuhan yang akan kita bawa sampai kekal. " ... Kita malah bermegah dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan. Dan pengharapan tidak mengecewakan.

Apa yang ada di tangan kita ? Dalam beberapa hal, hidup kita berada di tangan kita. Kita dapat memilih untuk menghamburkan setiap jam, hari, minggu, bulan, dan tahun demi kepentingan kita sendiri Kita akan heran saat menyaksikan betapa banyaknya hal yang Tuhan sempurnakan dalam diri kita dan melalui kita. Jadi sabar dan jalanilah setiap permasalahan yang kita hadapi. dan permasalahan yang timbul adalah suatu rahmat untuk kita. dan menjadi sebuah tantangan kita untuk hidup yang lebih baik

 ada-kamu.blogspot.com/mengapa-tuhan-memberi-kita-masalah/
readmore »»  

“Sebenarnya, Kita Hidup di Dunia Hanya 2 Menit 1 Detik”


Jadilah engkau di dunia ini seperti orang asing atau bahkan seperti orang yang sekadar lewat (HR Bukhari)

Dari 7 besaran ISO (International Standard Organization) yang di rumuskan yakni panjang, temperatur, massa, waktu, arus listrik, jumlah zat dan intensitas cahaya, hanya satu besaran yang susah untuk dipahami, waktu. Hidup manusia di dunia terfungsikan oleh waktu. Waktulah yang membatasi antara satu kehidupan dengan kehidupan yang lain.

Waktu menurut para ahli adalah besaran untuk mengukur tingkat perubahan yang terjadi pada benda atau zat. Kita sendiri menjadi bukti dari definisi ini, masih ingatkah saat kita kecil ditimang oleh bunda kita atau saat kuda-kudaan dengan ayah kita, namun lihat diri kita sekarang, sudah berubah dari saat kita digendong dan main kuda-kudaan bukan? itu semua karena waktu.

Pada zaman dulu, manusia menganggap waktu itu absolute, kecuali dalam Islam. Waktu dianggap sama saja tidak peduli pada acuannya. Baru pada abad 20, ilmuwan termasyhur abad 20, Albert Einstein mengeluarkan postulat yang menyatakan bahwa waktu bersifat relatif tergantung pada acuannya. Einstein memisalkan, jika seorang laki-laki mengobrol dengannya yang sudah tua, beruban dan keriput, mengobrol satu jam seperti satu abad. Sedangkan jika mengobrol dengan yang masih muda, cantik dan anggun mengobrol lima detik bisa terasa lima jam. Kurang lebih seperti itulah relativitas, kata Einstein.

Sekarang mari kita coba untuk membandingkan waktu dengan kerangka acuan waktu di dunia yang berdasarkan atas rotasi dan revolusi bumi atau benda langit lainnya dibandingkan dengan kerangka acuan akhirat berdasarkan berita dari Al-Qur’an dan Al hadits.

Firman Allah dalam Surat al-Mu’minuun [23] : 112-114

Allah bertanya: “Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?” Mereka menjawab: “Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada (malaikat) yang menghitung. Allah berfirman: “Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui.

Dalam ayat ini, aroma relativitas waktu sangat kentara. Bayangkan, manusia yang hidupnya kurang lebih 70 tahun, ketika ditanya Allah menjawab hanya hidup satu hari atau setengah hari. Kemudian ditimpali oleh Allah bahwa hidupnya hanya sebentar saja, hanya sebentar.

Firman Allah yang lain dalam surat An-Naazi’aat [79] : 46

Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu sore atau pagi hari.

Dalam ayat ini lebih cepat lagi, hidup kita dirasakan hanya selama waktu sore atau pagi hari. Jika waktu sore di mulai jam 3 dan diakhiri jam 6, berarti kita merasa hidup cuma 3 jam. Dan jika pagi hari dimulai jam 7 dan selesai jam 11 berarti kita merasa hidup hanya 4 jam. Tentu saja lebih sebentar dari ayat sebelumnya.

Firman Allah Selanjutnya dalam surat Yunus [10] : 45

Dan (ingatlah) akan hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka, (mereka merasa di hari itu) seakan-akan mereka tidak pernah berdiam (di dunia) hanya sesaat di siang hari, (di waktu itu) mereka saling berkenalan. Sesungguhnya rugilah orang-orang yang mendustakan pertemuan mereka dengan Allah dan mereka tidak mendapat petunjuk.

Pada ayat ini, lebih tinggi lagi komparasinya, hidup kita hanya dirasa SESAAT SAAT SIANG HARI saja, ALLAHUAKBAR.

Dan sekarang mari kita coba untuk menghitung perbandingan lama hidup kita menurut apa yang telah disampaikan nabi kita.

Bagaimana keadaan kalian jika Allah mengumpulkan kalian di suatu tempat seperti berkumpulnya anak-anak panah di dalam wadahnya selama 50.000 tahun dan Dia tidak menaruh kepedulian terhadap kalian? (HR Hakim dan Thabrani)

Dan Firman Allah dalam surat Al-Ma’arij [70] : 4

Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Rabb dalam sehari yang kadarnya 50.000 tahun.

Hadits di atas berhubungan dengan keadaan kita nanti di padang mahsyar, kata nabi Muhammad, kita berada di padang mahsyar selama 50ribu tahun yang sama nilainya dengan 50 milenium sama dengan 500 abad sama dengan 6250 windu. Adakah waktu ini sebentar?

Jika kita korelasikan hadits tersebut dengan ayat di bawahnya, kita akan menemukan suatu angka yang sangat fantastis. Mari coba kita hitung. Manusia zaman ini hidup dengan umur rata-rata 70 tahun, Rasulullah Muhammad meninggal pada usia 63 tahun. Maka, perantauan kita di dunia jika dibandingkan dengan relativitas waktu di padang mahsyar hanya akan terasa 2 MENIT 1 DETIK, nilai tersebut didapat dari perbandingan sederhana yang bisa dihitung oleh siswa SD kelas 4.

Benar, HANYA 2 MENIT 1 DETIK. Maka benarlah pada hari yang dijanjikan itu, manusia-manusia yang ingkar terhadap Robb nya akan diliputi penyesalan yang mendalam, penyesalan karena waktunya (yang singkat) hanya dipakai untuk hal-hal yang sia-sia, penyesalan karena waktunya (yang singkat) hanya dimanfaatkan untuk bermalas-malasan, penyesalan karena waktunya (yang singkat) hanya dimanfaatkan untuk melakukan maksiat dan dosa.

Mereka pun mengandaikan bisa kembali ke dunia, namun sayang, penyesalan tinggal penyesalan. Maka tenggelamlah mereka oleh keringatnya sendiri, karena malu dan takutnya mereka dan semoga kita bukan bagian dari orang-orang yang menyesal tersebut.

Namun saat itu ada juga yang dinaungi awan kasih sayang oleh Robb, kita paham bahwa pada saat itu matahari hanya sejengkal di atas kepala. Merekalah orang-orang yang beruntung. Orang-orang yang menjadikan waktunya untuk memperjuangkan agama Robb nya. Orang-orang yang menjadikan waktunya untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat buat diri dan sesama. Orang-orang yang menjadikan waktunya untuk senantiasa beribadah kepada Ilah nya. Mereka pun puas akan apa yang dilakukannya. Tidak sia-sia setiap tetes keringat dan tiap tetes darah yang mereka keluarkan demi kemuliaan agama ini. Tidak sia-sia mereka menahan gejolak mengumbar aurat dan berjuang menahan panas memakai jilbab bagi wanita. Tidak sia-sia mereka menahan setiap sentuhan, pandangan, pendengaran dari yang tak semestinya dilakukan. Benar, tidak akan sia-sia setiap amal kebaikan kita. Itulah hidup kita kawan, hanya sebentar.

Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat). (QS al-Hasyr [59] : 18)

Perhitungan di atas memakai acuan padang mahsyar dan acuan waktu dunia, karena memang acuan padang mahsyar saja yang bisa kita perbandingkan. Sebab, kehidupan dunia ini tak akan bisa kita komparasi dengan surga atau neraka. Setiap yang kafir dan munafik masuk neraka sedangkan muslim masuk surga. Mereka yang munafik adalah orang-orang yang mengetahui hukum Allah namun kemudian ingkar, mereka yang menerapkan agama secara parsial, mengambil yang satu dan meninggalkan yang lain dan mereka yang muslim namun ragu akan nilai keislamannya.

Dan agama ini sudah sempurna. Baik dan buruk, halal dan haram sudah ditetapkan dengan jelas. Setiap aturan kehidupan mulai dari pergaulan, ekonomi, tatacara politik, pendidikan, sosial, hukum, dan ibadah sudah paripurna. Semua kembali kepada kita, maukah memakainya atau kita tetap dengan keadaan sekarang. Keadaan yang jauh dari nilai-nilai Islam. Wallahu a’lam bi ash shawab.

Tidaklah dunia bila dibandingkan dengan akhirat kecuali hanya semisal salah seorang dari kalian memasukkan sebuah jarinya ke dalam lautan Maka hendaklah ia melihat apa yang dibawa oleh jari tersebut ketika diangkat? (HR Muslim)

http://www.suaramedia.com/
readmore »»  

Dosa yang di Hasilkan dari Facebook Setelah Kita Telah Meninggal

#Hanya Mengingatkan Bagi Yg Belom Tau#
APA YANG TERJADI PADA AKUN FACEBOOK KITA SELEPAS KITA MENINGGAL DUNIA??? 

Satu peringatan sebenarnya
untuk kita semua.....
Mari kita renungkan bersama.....
Jika pada suatu hari nanti kita
mati, akun facebook ini hanya
kita yg tahu paswordnya kan. Kecuali ada sebagian orang yg mempercayakan password pada sahabatnya.
Dan selepas kita meninggal mungkin orang akan menulis rasa duka cita di dinding kita. Tapi sadarkah kita?
Foto-foto kita akan terus membuat kita tersiksa di alam kubur.
Apalagi bagi wanita foto yg tidak menutup aurat dan para lelaki akan terus melihat.
Walau sudah bertahun wafat dosa kita terus meningkat bagaimana?


Pernah berpikir tidak?
Legging dan jeans ketat bisa kah menyelamat kan kita?
Mungkin kini kita merasa bangga dengan berbagi cerita dengan foto foto yg cantik dan tampan.
Tapi sepertinya semua itu tidak akan membawa arti. Semua hanya tinggal kenangan bagi teman yg masih hidup.Dan mereka akan segera melupakan teman yg selalu memiliki foto profil cantik atautampan tersebut.

Maka, tutupilah auratmu sebelum dirimu dikafankan.Jagalah harga diri anda, jagalah kesombongan anda. Karena semua yg hidup pasti akan mati. Persiapkan dirimu untuk mati karena itu perlu. Mari di share/bagikan jika anda peduli...

Semoga Artikel Ini  Bermanfaat

readmore »»  

Ma, Ijinkan Aku Corat Coret Hari Ini Saja!

Mama, usiaku sudah hampir 18 tahun. Aku juga sudah bisa membedakan mana yang baik, mana yang kurang baik, dan mana yang sangat tidak baik. Jadi, ijinkan aku corat coret hari ini saja.

Nilai kelulusanku memang buruk, tapi tetap saja aku lulus kan Ma. Itu kabar baiknya. Kabar buruknya, tiga bulan menjelang UAN aku tidak mengikuti program bimbel yang Mama sarankan. Aku lebih memilih untuk belajar sendiri sambil bermain main. Sejujurnya, aku tidak menyalah gunakan uang pemberian Mama untuk pembayaran bimbel. Uang itu tetap aku gunakan untuk mendaftarkan seorang teman yang sangat ingin mengecup kesempatan di salah satu bangku bimbel. Dia lulus dengan hasil yang gemilang. Andai saja Mama tahu kenapa dia bisa lulus dengan hasil yang mengagumkan, Mama pasti tidak akan mengernyitkan dahi untukku. Ma, percayalah.. Nilaiku memang ngepres, tapi itu adalah hasil perjuanganku sendiri.

Ya aku tahu, corat coret baju seragam terlihat seperti kesia siaan saja. Bagaimanapun juga Mama benar, menyarankan aku untuk menyumbangkan baju seragam ini pada mereka yang membutuhkan. Tapi bajuku sudah terbilang kumal Ma. Bukankah lebih baik jika kita memberikan yang baru? Lagipula, kurasa kita mampu. Lagipulanya lagi, di setiap serat kain seragamku pernah tertetesi oleh keringat dan kenangan akan masa SMA. Aku ingin menyempurnakan kenangan ini dengan sesuatu yang sifatnya bersenang senang.

Mama, kau harus melihat ini dari sudut pandang seorang anak manusia yang berusia hampir 18 tahun. Percayalah Ma, aku akan tetap menjaga namamu lewat kelakuanku. Tak kubiarkan aku bersenang senang selayaknya orang dewasa dikala melakukan kampanye. Tidak tidak, aku takkan sememalukan itu.

Mama, ijinkan aku corat coret dan bersenang senang, hari ini saja. Setelahnya, aku akan kembali menjadi buah hatimu yang manis. Kedepan, aku ingin kerja sambil kuliah. Dan aku yakin, Mama pasti melarangku untuk bekerja. Iya kan Ma? Mama lebih suka aku fokus kuliah saja kan Ma? Jadi, sebelum ada perdebatan baru, hari ini aku akan mencoret hidupku seindah mungkin.

Ai elof yu Mama..

readmore »»  

Lacey Buchanan, Kisah Inspiratif Ibu Dengan Bayinya yang Cacat jadi Hit di Youtube (Video+)

Seorang ibu yang anaknya lahir tanpa mata telah membuat sebuah video, untuk memberitahukan kepada dunia, jika ia benar-benar mencintainya.

Lacey Buchanan dari Woodbury, Tennessee di Amerika Serikat tampak sedang menggendong anaknya, Christian di dadanya, saat ia menceritakan kisah inspiratif itu melalui tulisan tangan yang ditulis di atas kertas.

Video berdurasi tujuh menit itu menjelaskan tentang kisah dari awal hingga saat ini yang dirasakan Lacey, baik itu kegembiraan dan keputusasaan yang dirasakannya memiliki anak yang lahir Februari 2011 silam dengan kondisi yang langka dan sumbing.

Christian adalah salah satu dari 50 penderita sumbing Tessier di dunia. Jenis kelainan tersebut membuat wajah seperti tidak menyatu satu sama lain dan sudah mulai tampak saat di dalam kandungan. Bahkan Christian pada awalnya tidak dapat menutup mulutnya dan tidak memiliki mata (buta).

Lacey menjelaskan, awalnya ia dan suami, Chris merasa takut dan sedih mengetahui kondisi anaknya menderita kelainan yang langka.

"Kami tidak tahu harus berbuat apa atau bagaimana membesarkan anak yang buta," tulis Lasley dalam video tersebut.

Tidak hanya kebingungan, Lacey juga menceritakan jika awalnya ia mendapatkan tatapan sinis dan komentar yang tidak mengenakkan saat membawa Christian ke luar rumah. Ia merasa sangat sengsara.

Sebuat kertas yang dituliskannya tertulis, "Seorang gadis bahkan mengatakan bahwa aku adalah orang yang mengerikan karena tidak menggugurkan Christian."

Tapi kemudian keajaiban terjadi. Christian pun sudah mulai bisa tersenyum.

Sekarang orang-orang yang menemui Christian dapat tersenyum, seperti yang dituliskan Lacey. "Saat ini orang-orang yang bertemu Christian jatuh cinta dengan Christian dengan cepat."

Kemudian Lacey menambahkan, "Dia adalah cinta dalam hidupku".

Lacey yang juga merupakan mahasiswa hukum di sebuah universitas dan berusia 25 tahun, bertemu dengan Chris saat keduanya berusia 15 tahun. Lacey kemudian menikah di usia 21 tahun.

Dalam video tersebut, Lacey menjelaskan dengan kertas yang ditulis tangan, bagaimana dia hamil pada usia 23 tahun dan betapa bersemangatnya ia dan sang suami mengetahui jika akan mendapatkan seorang anak laki-laki.

Kebahagiaan tersebut kemudian berubah menjadi sebuah cobaan ketika dokter memberitahukan seminggu kemudian, ada sesuatu yang salah dengan Christian.

Dokter mengungkapkan kekhawatirannya, jika Christian akan mengalami masalah perkembangan. Ia pun menyarankan Lacey untuk mengaborsi Christian.

Sebagai orang Kristen yang taat, Lacey dan Chris berdoa anak mereka akan hidup dan menolak untuk melakukan aborsi.

Pada tanggal 18 Februari 2011, Lacey kemudian melahirkan Christian di Rumah Sakit Anak Vanderbilt di Nashville.

Christian dilarikan ke perawatan intensif dan dilakukan tindakan operasi di usianya yang baru 4 hari.

Setelah empat minggu. Christian baru diperbolehkan pulang dan kerja keras untuk mengasuhnya pun dimulai.

Lebih dari setahun kemudian, Christian tumbuh dan sehat. Ia sudah mampu tertawa jika ada yang menggelitiknya, meski ia tak dapat melihat. Bagi Lace, Christian adalah inspirasi.

Lacey dengan bangga memperlihatkan gambar anaknya yang tersenyum dan memberitahukan, jika keluarganya kini menjadi dikenal di seluruh dunia.

"Orang-orang mulai menemukan saya di Facebook, mereka mengatakan kepada saya Christian sangat mengilhami mereka. Betapa indahnya Christian," tulis Lacey.

Saat ini Lacey mengaku tidak peduli dengan anggapan orang. Ia merasa sudah berhasil keluar dari bayang-bayang ketakutan saat bertemu orang lain yang membicarakan anaknya.

Di akhir rekaman, ia dengan bangga menunjukkan foto dirinya dan Christian yang telah mengubah kehidupannya. Christian berpose ceria di depan kamera dan menunjukkan betapa bangganya Lacey memiliki Christian.

Video kebanggan Lacey tersebut yang diunggah di youtube, saat ini menjadi hits dan pembicaraan di seluruh dunia.

Di situs jejaring sosial tersebut, ia dihujani kata-kata pujian dan dukungan dari seluruh dunia,.

Dalam blognya ia menulis tidak menyangka dengan tanggapan masyarakat setelah diringa mengunggah video tersebut.

"Saya tidak pernah membayangkan tanggapan orang akan sebesar ini. Terima kasih banyak untuk semua orang yang telah mendukung kami selama ini," tulisnya.
Video:

readmore »»